Percaya kepada mentari terbit diesok pagi. Bukan persoalan yang berarti. Percaya semua kebaikan akan dibalasi. Belum bisa sepenuhnya percaya dihati.

Sekalipun sama yang berjanji. Yang Maha Kuasa, Maha Bisa, dan Maha Kaya serta janjiNya pasti. Ternyata, prakteknya untuk mempercayai butuh bukti.

Mau di sebut kurang iman ndak berani. Disebut beriman tapi masih aja berspekulasi. Perlu untuk menambah taqwa lagi. Dan lebih banyak lagi bertransaksi dan dijalan berbagi membukti.

Al Husna adalah janji balasan kebaikan sejak didunia ini. Mereka yang di jalan berbagi. Dan bertaqwa membukti. Akan singgah dari terminal demi terminal al husna membukti.

Hingga berhenti nantinya diterminal terakhir berupa surga hakiki. Sebagai puncak pembuktian akan balasan kebaikan yang tertinggi. Sekaligus terminal kemudahan dan al yusraa terbukti terealisasi.

Bila rute hidup yang ditempuh diatas jalan berbagi ditempa dan diuji. Dengan taqwa yang menjadi bekal dan sarana mencukupi. Dalam misi percaya balasan yang menjadi janji. Kebaikan akan dibalas sempurna tak sedikitpun merugi.

Kemudahan pun akan terhidang didepan mata. Sekalipun kesulitan sepertinya yang dilihat manusia. Semoga Allah memudahkan kita menjadi bagian yang menempuhnya.

Leave a Comment