Ibu, sosok yang nampak begitu sederhana. Terlebih terlihat dari segi rupa. Tampilannya juga apa adanya. Namun menyimpan selaksa makna. Terlebih bagi anak tercinta.

Berderet gelar pernah menghias nama. Begitu dikenal dimana-mana. Tetaplah ia seorang putra. Lahir dari seorang ibunda berjasa. Sekalipun dari pelosok desa.

Prestasinya luar biasa. Menginspirasi banyak manusia. Sosok sukses sebagai pengusaha. Sekaligus sebagai pembicara. Tetaplah ia pernah digendong seorang ibunda perkasa.

Tak hanya komandan tapi juga panglima. Musuh segan, dihormati teman, dan bawahan dimana saja. Tetaplah ia pernah mendapat suapan-suapan ibunda istimewa.

Siapapun yang pernah tampil sukses dipentas dunia. Ada seorang ibunda yang mengandungnya penuh do’a. Membesarkannya dengan segala cara. Mengasuhnya sepenuh cinta dan asa.

Tak hanya guru hebat sepanjang masa. Tapi juga malaikat bagi ananda dengan dekapan hangat menghapus duka dan air mata.

Apapun kekurangan, berapapun dijumlah dengan angka. Tetaplah memiliki kelebihan dalam jasa, makna dan do’a yang begitu tulus menembus langit mengangkasa.

Luangkan untuknya do’a. Agar kekurangannya diampuni Allah dan memberikan rahmat-Nya sebagai mahkota.

Luangkan harta, untuk bersedekah atas namanya. Semoga dengannya, tercatat pahala menyampaikan kesurga.

Ia bukan malaikat, tapi seakan bersayap mengepak manfaat dan karya tak pernah bisa tertebus jasa.

Leave a Comment