Ragam kebaikan yang sekalipun awalnya dipaksakan. Pada akhirnya akan bereaksi menata kebaikan-kebaikan selanjutnya untuk disuguhkan.

Terencana, tertata, terangkai berkelanjutan. Akhirnya akan menjadi mata rantai prasasti kebaikan yang begitu mengagumkan.

Tak mengherankan. Jika sebuah kejujuran. Pada akhirnya menarik kebaikan demi kebaikan, dan akhirnya membentang mengindah pandangan.

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ ،

“Hendaklah kalian jujur, karena kejujuran membentangkan banyak kebaikan, dan kebaikan mengantarkan kepada surga…”
(HR. Bukhori)

Saat ada seorang sahabat, mendapat bagian. Sebagai ghonimah selepas peperangan. Namun ditolak dengan alasan. Bukan itu yang diinginkan.

Justru yang diinginkan, ditembus lehernya dengan panah saat dijalan Allah memperjuangankan. Rasulullah bersabda, “Jika jujur, maka Allah akan tepatkan”

Dan benarlah kejadian. Sahabat jujur ini dengan kebaikan harapan yang dipilihkan. Akankah kita akan menempuh jalan kebaikan dan kejujuran kemudian ?!

Leave a Comment