Bersahabat dengan orang sholih selayaknya hati suka. Karena Allah suka kepada mereka. Sekalipun prakteknya, belum tentu bertemu selalu disetiap masa.

Menjadi sholih selayaknya sebagai cita-cita. Walaupun kadang tertatih menuju kesana. Setidaknya niatan hati ini menjadi azzam yang menjadi tangga.

Mencintai orang sholih hal utama. Kesholihan dan pelakunya mutiara berharga. Karenanya murka Allah tertunda. Barokah-Nya turun tak berjeda.

Tertolongnya orang-orang sholih selayaknya membuat bahagia. Sekalipun bukan dari tangan kita. Sebab tertolongnya mereka membuat syaithan paling kecewa.

Dihinanya orang sholih selayaknya menggerakan untuk membela. Sekalipun dengan seuntai do’a. Lebih lagi dengan kata. Atau dengan perbuatan nyata.

Allah tidak suka kehormatan hamba sholih terluka. Arsy sempat bergetar mengirim tanda. Makhluk langit dan bumi ikut melaknat berduka.

Jika sedemikian rupa yang seharusnya kepada orang sholih menimpa. Bagaimana dengan yang sholihnya sempurna. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tercinta !!

Leave a Comment